Dalam Pengelolaan Dana, modal Investor digabungkan ke dalam satu rekening dana yang dikelola oleh Manajer Dana. Manajer Dana melakukan transaksi dengan modal gabungan ini, dan keuntungan didistribusikan kepada setiap Investor berdasarkan porsi ekuitas mereka dalam dana tersebut.
Perhitungan Porsi Ekuitas
Porsi ekuitas menentukan cara hasil transaksi dialokasikan ke setiap penyertaan dana dalam dana tersebut dan dihitung menggunakan rumus berikut:
Porsi Ekuitas = Ekuitas Penyertaan Dana Individu ÷ Total Ekuitas Dana
Ekuitas penyertaan dana merupakan jumlah yang dimiliki Investor dalam rekening mereka, termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dari posisi terbuka.
Contoh Distribusi Keuntungan
Mari kita lihat cara kerja distribusi keuntungan dengan tiga Investor:
Investor A menginvestasikan $60,000
Investor B menginvestasikan $30,000
Investor C menginvestasikan $10,000
Total ukuran dana adalah $100,000, dan Manajer Dana mengenakan Biaya kinerja sebesar 25% atas keuntungan.
Selama periode investasi, dana tersebut memperoleh keuntungan sebesar 15%, yang menghasilkan keuntungan sebesar $15,000. Setelah dikurangi Biaya kinerja sebesar $3,750 (25% dari $15,000), sisa $11,250 didistribusikan kepada Investor berdasarkan porsi ekuitas mereka:
Investor A (60% dari dana): Menerima $6,750 (60% dari $11,250)
Investor B (30% dari dana): Menerima $3,375 (30% dari $11,250)
Investor C (10% dari dana): Menerima $1,125 (10% dari $11,250)
Hanya sebagai ilustrasi: jumlah ini menggunakan asumsi yang disebutkan dan perhitungan keuntungan yang memenuhi syarat secara sederhana. Alokasi aktual dan Biaya Kinerja bergantung pada bagian ekuitas dan waktu setiap investasi, keuntungan atau kerugian terbuka, langganan dan pencairan, perhitungan High-Water Mark, biaya dan beban, pembulatan, serta catatan dana saat ini. Contoh ini tidak menjamin keuntungan atau jumlah pembayaran.
Cara Biaya Kinerja dihitung
