Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) adalah instruksi order yang dapat meminta penutupan posisi setelah level pemicu tercapai. Keduanya dapat mendukung rencana trading, tetapi tidak menjamin penerimaan, pemicuan, eksekusi, harga penutupan tertentu, kerugian maksimum, atau keuntungan tertentu.
Order Stop Loss (SL)
Order Stop Loss berupaya membatasi kerugian dengan meminta penutupan saat pasar mencapai atau melewati level pemicu. Di pasar yang bergerak cepat, bergejolak, mengalami gap, atau tidak likuid, posisi dapat ditutup pada harga berbeda, hanya terisi sebagian, atau tidak dieksekusi. Stop Loss tidak melindungi seluruh modal.
Contoh: Jika Anda membeli EUR/USD pada 1.1000 dan menetapkan Stop Loss pada 1.0950, 1.0950 adalah level pemicu, bukan harga keluar yang dijamin atau batas kerugian maksimum 50 pip yang dijamin.
Order Take Profit (TP)
Order Take Profit meminta penutupan saat pasar mencapai target. Jika diterima dan dieksekusi, order ini dapat merealisasikan keuntungan tanpa pemantauan terus-menerus. Kondisi pasar dan eksekusi dapat memengaruhi apakah, kapan, dan pada harga berapa order tersebut dieksekusi.
Contoh: Jika Anda membeli EUR/USD pada 1.1000 dan menetapkan Take Profit pada 1.1050, 1.1050 adalah level pemicu, bukan harga penutupan yang dijamin atau keuntungan tepat 50 pip yang dijamin.
Sebelum mengandalkan order ini
Periksa Spesifikasi atau Informasi instrumen terkini, jarak minimum, jam trading, serta kontrol untuk akun dan platform Anda yang tepat.
Periksa status order setelah dikirim. Level yang ditampilkan atau pemicuan tidak membuktikan bahwa order telah dieksekusi.
Pertimbangkan spread, Slippage, gap, likuiditas, latensi, pengisian sebagian, atau penolakan.
Level order dan ukuran posisi adalah keputusan Anda. Artikel ini memberikan informasi umum, bukan saran pribadi.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat Apa itu Slippage dalam perdagangan?
Gunakan perjanjian terkini yang berlaku untuk akun Anda di Portal Klien untuk ketentuan kontraktual.
